Jenis-jenis Kabel MTP/MPO
Kabel MTP/MPO untuk koneksi antar switch biasanya berperingkat plenum untuk penggunaan di dalam ruangan dan tersedia dalam tipe serat singlemode (OS2) dan multimode (OM3, OM4, OM5). OM4 adalah pilihan paling umum untuk aplikasi multimode karena penundaan mode diferensialnya yang minimal, yang mendukung jarak yang lebih jauh. Serat OM5 dioptimalkan untuk multiplexing pembagian panjang gelombang pendek (SWDM), memungkinkan beberapa panjang gelombang untuk mengirimkan data secara bersamaan untuk jangkauan yang lebih luas.
Kabel-kabel ini tersedia dalam panjang standar atau sesuai pesanan dan berkisar dari 8 hingga 144 serat, diakhiri dengan konektor MTP/MPO 8-, 12-, 16-, atau 24-serat. Kabel dengan jumlah serat yang lebih tinggi memiliki beberapa konektor di bawah satu selubung—misalnya, kabel 72-serat biasanya memiliki enam konektor 12-serat di setiap ujungnya. Konektor faktor bentuk sangat kecil (VSFF) yang lebih baru, seperti konektor 16-serat MMC dari US Conec, menawarkan kepadatan port tiga kali lipat karena ukurannya yang ringkas.
Kabel MTP/MPO dapat dikonfigurasi sebagai kabel trunk dengan konektor identik di kedua ujungnya atau sebagai kabel breakout (fan-out) untuk menghubungkan port berkecepatan tinggi ke beberapa perangkat berkecepatan rendah. Meskipun kabel breakout sering kali beralih dari konektor MTP/MPO ke konektor dupleks untuk server 25, 50, atau 100 Gig, kabel ini juga dapat mendukung tautan antar switch—misalnya, memecah konektor 16 atau 24 fiber menjadi beberapa konektor MTP/MPO 8 atau 12 fiber untuk mengoptimalkan pemanfaatan port.
Cara Memilih Kabel MTP/MPO yang Tepat
Pemilihan kabel MTP/MPO untuk koneksi antar switch terutama didorong oleh persyaratan aplikasi spesifik, yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti kecepatan transmisi, jarak antar switch, biaya, dan kepadatan port.
Baik kabel serat optik multimode maupun singlemode mendukung kecepatan 200, 400, dan 800 Gig, tetapi jangkauannya sangat bervariasi. Serat multimode biasanya terbatas hingga 100 meter untuk tautan berkecepatan tinggi, sehingga cocok untuk sebagian besar koneksi intra-pusat data. Serat singlemode mendukung jarak hingga 40 kilometer, yang sangat penting untuk pusat data cloud atau hyperscale yang lebih besar di mana tautan dapat melebihi 100 meter. Biaya juga memainkan peran kunci; aplikasi singlemode dengan jangkauan lebih jauh seringkali membutuhkan optik WDM yang harganya bisa hingga lima kali lebih mahal daripada peralatan multimode. Untuk jarak di atas 100 meter, aplikasi singlemode DR jarak pendek menawarkan alternatif hemat biaya menggunakan laser hemat daya, sementara aplikasi multimode VR jarak pendek tetap menjadi pilihan paling ekonomis untuk tautan di bawah 50 meter.
Jumlah serat dan jenis konektor bervariasi tergantung aplikasinya. Misalnya, tautan 200 dan 400 Gig SR4, VR4, dan DR4 menggunakan konektor MTP/MPO 8-serat dengan empat serat pengirim dan empat serat penerima pada kecepatan 50 atau 100 Gb/s per jalur. Sebaliknya, aplikasi 800 Gig SR8, VR8, dan DR8 membutuhkan 16 serat—delapan serat pengirim dan delapan serat penerima pada kecepatan 100 Gb/s per jalur—yang dapat didukung oleh konektor ganda 8-serat, konektor MTP/MPO 16-serat tunggal, atau konektor VSFF MMC 16-serat. Antarmuka konektor juga harus sesuai dengan port switch atau patch panel, dengan konektor VSFF seperti MMC menawarkan kepadatan yang lebih tinggi untuk lingkungan dengan ruang terbatas. Tabel di bawah ini merangkum aplikasi multimode dan singlemode terbaru untuk tautan switch-ke-switch 200, 400, dan 800 Gig menggunakan kabel MTP/MPO.
| APLIKASI MULTIMODE | |||
| Aplikasi | Jarak (Meter) | Jumlah Serat | Konektor |
| 200GBASE-SR4 | 70 m (OM3) 100 m (OM4/OM5) | 8 | MPO-8 |
| 400GBASE-SR4.2 | 70 m (OM3) 100 m (OM4) 150 m (OM5) | 8 | MPO-8 |
| 400GBASE-SR8 | 70 m (OM3) 100 m (OM4/OM5) | 16 | MPO-16, MMC |
| 400GBASE-VR4 | 30 m (OM3) 50 m (OM4/OM5) | 8 | MPO-8 |
| 800GBASE-SR8 | 60 m (OM3) 100 m (OM4/OM5) | 16 | MPO-16, MMC |
| APLIKASI MODE TUNGGAL | |||
| Aplikasi | Jarak (Meter) | Jumlah Serat | Konektor |
| 200GBASE-DR4 | 500 m | 8 | MPO-8 |
| 400GBASE-DR4 | 500 m | 8 | MPO-8 |
| 800GBASE-DR4 | 500 m | 16 | MPO-16, MMC |
Pertimbangan Utama Lainnya
Pertimbangan tambahan untuk memilih kabel MTP/MPO meliputi konfigurasi breakout dan jenis ujung konektor. Aplikasi breakout, seperti 2X100G, 4X100G, 2X200G, atau 2X400G, memerlukan desain kabel khusus. Misalnya, kabel breakout 4X100G biasanya memiliki konektor MTP/MPO 8-fiber di satu ujung dan empat konektor dupleks di ujung lainnya. Di lingkungan HPC seperti klaster AI, aplikasi breakout 2X400G umum digunakan, dengan konektor MTP/MPO 16-fiber yang bercabang menjadi dua konektor MTP/MPO 8-fiber.
Jenis permukaan ujung konektor merupakan faktor penting lainnya. Konektor UPC (datar) adalah standar untuk aplikasi multimode, sedangkan konektor APC (bersudut) diperlukan untuk singlemode karena reflektansinya yang lebih rendah, yang sangat penting untuk meminimalkan kehilangan sinyal. Permukaan ujung APC juga semakin direkomendasikan untuk tautan multimode berkecepatan tinggi pada 400G dan 800G. Sangat penting untuk mencocokkan jenis permukaan ujung—UPC atau APC—dengan komponen pasangannya, karena mencampur keduanya dapat menyebabkan degradasi sinyal dan potensi kerusakan pada konektor.

Mengingat bahwa tautan antar switch membentuk tulang punggung operasi pusat data, kinerja dan kualitas sangatlah penting. Untuk memaksimalkan waktu aktif dan keandalan, pilihlah hanya kabel MTP/MPO yang dibuat dengan serat berkualitas tinggi, komponen optik presisi, dan kinerja rugi penyisipan yang terbukti.
KEXINT adalah pemasok terkemuka kabel MTP/MPO multimode dan singlemode, menawarkan panjang dan konfigurasi khusus yang disesuaikan dengan koneksi switch-ke-switch pusat data Anda. Setiap kabel dibuat dengan komponen presisi canggih dan didukung oleh komitmen teguh kami terhadap kualitas. Hubungi kami hari ini untuk semua kebutuhan kabel MTP/MPO Anda.